Minggu, 11 Desember 2011

MENGUKUR VOLUME BAHAN CAIR


MENGUKUR VOLUME BAHAN CAIR 
Volume menyatakan ukuran ruang yang ditempati suatu benda. Cara mengukur volume benda bergantung pada jenis benda; padat, cair, atau gas.
Mengukur Volume Zat Cair              
Volume zat cair dapat diukur dengan menggunakan gelas ukur. Caranya adalah dengan memasukkan zat cair ke dalam gelas ukur yang kosong, kemudian baca posisi permukaan zat cair. Cara ini termasuk pengukuran secara langsung. Pembacaan volume yang tepat adalah dengan membaca skala pada posisi dasar cekungan zat cair.

MENGENAL BAHAN LABORATORIUM


MENGENAL BAHAN LABORATORIUM
 Bahan yang digunakan dalam kegiatan di laboratorium IPA dapat berupa bahan kimia, bahan alami (berupa benda dan makhluk hidup). Bahan kimia yang berbahaya dengan ciri mudah terbakar, mudah meledak, korosif dan beracun. Contoh bahan kimia berbahaya seperti asam khlorida, asam sulfat dan asam phosphat. Bahan kimia yang kurang berbahaya seperti aquadest, amilum, yodium dan gula.
Sedangkan bahan di laboratorium IPA merupakan bahan praktikum yang bersifat habis pakai
Bahan kimia di laboratorium IPA berdasarkan sifat zat yang sesuai dengan simbolnya meliputi kelompok:
  1. Bahan yang mudah terbakar, seperti alkohol (C2H5OH), eter, spiritus dan belerang (sulfur).
  2. Bahan yang mudah menguap, seperti eter, alkohol dan spiritus
  3. Bahan yang tidak berbahaya, seperti amilum (tepung/pati), glukosa, sukrosa (gula pasir), air dan minyak.
  4. Bahan untuk reaksi kimia, seperti reagen biuret, reagen Fehling A dan Fehling B, larutan lugol, larutan iodium dan reagen Bennedict.

Bab I Pendidikan dalam Dialektika Perubahan


Bab I
Pendidikan dalam Dialektika
Perubahan


A.   Signifikansi Pendidikan
Pendidikan memiliki makna yang sangat dalam kehidupan. Makna penting pendidikan ini telah menjadi kesepakatan yang luas dari setiap elemen masyarakat. Rasanya, tidak ada yang mengingkari, apalagi menolak, terhadap arti penting dan signifikansi pendidikan terhadap individu dan juga masyarakat. Lewat pendidikan, bias diukur maju mundurnya sebuah Negara. Sebuah negara akan tumbuh pesat dan maju dalam segenap bidang kehidupan jika ditopang oleh pendidikan yang berkualitas. Sebaliknya, kondisi pendidikan yang kacau dan amburadul akan berimplikasi pada kondisi Negara yang juga karut-marut.

Kamis, 24 November 2011

mitokondria


Tugas Kelompok
Biologi Sel
MITOKONDRIA

Oleh:
Sri Susanti
Rasida
Tarif Aziz


JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR
T.A 2011/2012

Selasa, 22 November 2011

Praktikum Fisika Dasar Tata tertib


TATA TERTIB PRAKTIKUM FISIKA DASAR
DAN ELEKTRONIKA DASAR

1.      Praktikan wajib lulus responsi oleh Asisten/Pembimbing masing-masing unit percobaan disertai dengan tanda bukti kelulusan.
2.      Praktikan harus menyelesaikan tugas pendahuluan dan tugas yang diberikan oleh Asisten/ Pembimbing pada praktikum tersebut dan tidak ada penggantian pada waktu  untuk praktikum yang tidak terlaksana karena kesalah praktikan.
3.      Setiap praktikum  harus berada  di depan ruang praktikum paling lambat 15 menit sebelum praktikum dimulai.
4.      Setiap praktikan diwajibkan memakai jas praktikum disertai dengan tanda pengenal.
5.      Format laporan sementara harus dibuat sebelum memasuki ruang praktikum.
6.      Setiap praktikum harus mmenyusun laporan lengkap pada praktikum sebelumnya dan bagi praktikan yang tidak mengumpulkan (menyetor) pada saat itu juga maka praktikan tetap diizinkan masuk untuk praktek tetapi laporan praktek yang sebelumnya dianggap 0 (nol).
7.      Semua praktikan harus berpakaian rapi dan sopan pada saat memasuki ruangan laboratorium.
8.      Selama praktikum berlangsung praktikan tidak dibenarkan:
a.       Memakai sandal sepatu.
b.      Merokok dalam laboratorium.
c.       Memaki celana/rok jeans dan baju kaos oblong.
d.      Menyimpan barang-barang diatas meja praktikum, kecuali alat tulis dan modul praktikum;
e.       Memakai perhiasan
f.       Keluar masuk dalam laboratorium tanpa se-isin dari asisten/ pembimbing praktikum.
9.      Kebersihan ruangan praktikum adalah tanggung jawab praktikan
10.  Kerusakan dan kehilangan barang (alat praktikum), sengaja atau tidak disengaja dalam laboratorium, menjadi tanggung jawab semua praktikan dalam kelompok praktikum
11.  Siap melakukan praktikum dengan penuh tanggung jawab.
12.   Meminta petunjuk Asisten/pembimbing praktikum tentang alat dan bahan yang diperlukan dalam praktikum