Sabtu, 05 Januari 2013

ADAT RACANA ALAUDDIN DAN MAIPA DEAPATI

ADAT RACANA
ALAUDDIN DAN MAIPA DEAPATI


Gugusdepan Makassar 10-073
Gugusdepan Makassar  10-074
UIN Alauddin Makassar



Kata Mutiara Islam



Kata Mutiara Islam
1. Jiwa yang agung
“Kuwasiatkan lima hal kepadamu: (1) jika engkau dizalimi, jangan berbuat zalim, (2) jika mereka mengkhianatimu, janganlah engkau berkhianat, (3) jika engkau dianggap pembohong, janganlah marah, (4) jika engkau dipuji, janganlah gembira, dan (5) jika engkau dicela, kontrollah dirimu”.



Kata Mutiara Islam
2.Akibat baik dan buruk
“Alangkah mungkin orang yang tamak kepada dunia akan mendapatkannya di dunia. Akan tetapi, ketika ia mendapatkan seluruhnya, dunia itu akan menjadi bala` baginya dan ia menjadi sengsara karenanya. Dan alangkah mungkin seorang membenci urusan akhirat. Akan tetapi, ia dapat menggapainya kemudian dan ia hidup bahagia karenanya”.

Kata Mutiara Islam
3. Keutamaan terbaik dan jihad terbaik
“Tiada keutamaan seperti jihad dan tiada jihad seperti menentang hawa nafsu”.

Kata Mutiara Islam
4. Ambillah nasihat yang baik
“Ambillah nasihat baik dari orang yang mengucapkannya meskipun ia tidak mengamalkannya”.

Kata Mutiara Islam
5. Indahnya kesabaran yang disertai dengan ilmu
“(Jika sesuatu digabung dengan yang lain), tidak ada gabungan yang lebih indah dari kesabaran yang digabung dengan ilmu”.

Kata Mutiara Islam
6. Kesempurnaan yang paling sempurna
“Kesempurnaan yang paling sempurna adalah tafakkuh (mendalami) agama, sabar menghadapi musibah dan ekonomis dalam mengeluarkan biaya hidup”.

Jumat, 10 Februari 2012

terniang di telinga.

buat para penunggang hati yang siap mngendarai.
haha.B)

Bila mentari bersinar lagi
C F C
Hatiku pun ceria kembali
F Bb
Ku tatap mega tiada yang hitam
C F
Betapa indah hari ini
C
Reff : Ku menanti seorang kekasih
Bb F
Yang tercantik, yang datang di hari ini
C
Adakah dia kan selalu setia
F Bb F
Bersanding hidup penuh pesona
C F
Harapanku
Bb C F
(*) Jangan kau tak menepati janji
C F
Datanglah dengan kasihmu
Bb C F
Andai kau tak datang hari ini
C F
Punah harapanku
lnt: F Dm Bb C
F Bb
Ku tatap mega tiada yang hitam
C F
Betapa indah hari ini


Jumat, 27 Januari 2012

someone like you


I heard
That you're settled down
That you
Found a girl
And you're
Married now

I heard
That your dreams came true.
Guess she gave you things
I didn't give to you

panjang malam kawand.

sabtu pukul 02.00 pagi 28 jannuari.
mata tumben2*x terang benderang digelap gempitanya malam dipagi ini. kamar tercinta ditemani cahaya lampu, suara tv.
tertelungkuk diatas spring sambil menengadah didepan dekstop, sembari nulis buat ngupdate post di blog.
asyik berinstuisi buat nulis sempat kaget dengan sayut sayutan kotek ayam ketawa punya tetangga didepan rumah. kemudian senyum tawa pun menyertainya :) hehe..

ada banyak hal dihari kemaren. kuliah, kajian, komunitas, sanggar, kisah emosi>> bahagia, haru, antusias<<, perpus, buku, motivasi, internet, facebook, ibadah, motor, traveling, adventure, tempat makan, nonton, smsan, madrid vs barca hahhh banyakk.//

it is good>> yyahh syukurlah semena-mena empiris alami itu jalan adanya. bagai hembusan angin memberikan feel yang pada waktunya akan hilang tetapi kemudian akan datang dengan feel yang baru. yyah kalo bukan feel nya ksejukan yang ada kedinginan, malah jadinya
yang ada masuk angin trus dikerokin. haha :D

Minggu, 11 Desember 2011

Nina Bobo' seorang intelek !!

mereka senang dengan nilai yang tinggi. menghalalkan segala cara sebagai tuntutan profesi.
praktikan yang sayang asisten ku yang malang.

akankah terjadi pendangkalan intelektual  zaman ke zaman 
turun temurun senior ke junior bagai dogma hedon di zaman kuno yunani.???

Tugas Makalah Filsafat METODE STUDI FILSAFAT DALAM PENDIDIKAN ISLAM


Tugas Makalah Filsafat
METODE STUDI FILSAFAT DALAM PENDIDIKAN ISLAM
 






OLEH:
KELOMPOK V

RISWANI HARDIYANTI. R
SYAHRIAH
RISDA ULFA WAHYUNI


SEMESTER III (TIGA)
JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR
2011

TUGAS MAKALAH : ILMU FIKHI MENENTUKAN KAIDAH USHULIAH


TUGAS MAKALAH : ILMU FIKHI


MENENTUKAN KAIDAH USHULIAH
 




Karya Tulis makalah ini disusun sebagai salah satu syarat
dalam pelaksanaan mengikuti ujian akhir semester II mata Kuliah Ushul Fikhi
UIN Alauddin Makassar

OLEH:

R A H M A T
20403110078


SEMESTER II (DUA)
JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR
2011

ALAT-ALAT LISTRIK LABORATORIUM


ALAT – ALAT LISTRIK
Inkubator
Inkubator adalah alat utk menginkubasi atau memeram mikroba pd suhu yg terkontrol.Alat ini dilengkapi dgn pengatur suhu dan pengatur waktu. Kisaran suhu utk inkubator produksi Heraeus B5042 misalnya adalah 10-70 °C.. Kerjakan, jgn terlalu penuh (overload) krn memperbesar resiko kontaminan 8. Atur alat dan bahan yg telah dimasukan ke BSC sedemikian rupa sehingga efektif dlm bekerja dan tercipta areal yg benar-benar steril 9. Jgn menggunakan pembakar Bunsen dengan bahan bakar alkohol tapi gunakan yang berbahan bakar gas. 10. Kerja secara aseptis dan jgn sampai pola aliran udara terganggu oleh aktivitas kerja 11. setelah selesai bekerja,biarkan 2-3 menit supaya kontaminan tidak keluar dari BSC 12. Usap permukaan interior BSC dengan alkohol 70 % dan biarkan menguap lalu tangan dibasuh dgn desinfektan 13. Matikan lampu neon dan blower

CARA MENUANGKAN BAHAN KIMIA


MENUANGKAN BAHAN
                                                
\
Persiapan Analisis Mutu

Menuangkan Bahan
Peralatan dasar juga dapat di- gunakan alat untuk menuang- kan bahan kimia dari satu wa- dah ke wadah lainnya. Bahan kimia dapat berupa padatan atau cair. Proses penuangan bahan kimia merupakan kegiat- an yang sering dilakukan dan memerlukan kecermatan dan ketelitian tersendiri. Bacalah terlebih dahulu label pada botol agar tidak terjadi kesalahan. Pegang botol dengan baik, bagian yang berlabel diletakan di permukaan tangan untuk mencegah bahan yang menetes atau menempel pada label.
Menuangkan bahan padat

CARA MENIMBANG


MENIMBANG
Tips & Cara Merawat Timbangan Laboratorium 
·       Jangan meletakkan menda electronic yang dapat menggangu statistic Timbangan Lab
·       Selalu menjaga kebersihan timbangan dengan cara membersihkan timbangan
·       Cara membersihkannya yakni dengan membuka plat yang ada diatas timbangan tersebut,lalu bisa dibersihkan dengan kuas / lap
·       Matikan timbangan ketika sedang tidak digunakan ( karena dengan membiarkan timbangan dalam keadaan nyala terus memerus maka LOADCELL akan bekerja terus menerus )
·       Gunakan Stabilizer
·       Timbangan Lab

CARA MENSTERILKAN


MENSTERILKAN
Sterilisasi adalah suatu proses untuk membunuh semua jasad renik yang ada, sehingga jika ditumbuhkan di dalam suatu medium tidak ada lagi jasad renik yang dapat berkembang biak. Sterilisasi harus dapat membunuh jasad renik yang paling tahan panas yaitu spora bakteri (Fardiaz, 1992). Adanya pertumbuhan mikroorganisme menunjukkan bahwa pertumbuhan bakteri masih berlangsung dan tidak sempurnanya proses sterilisasi. Jika sterilisasi berlangsung sempurna, maka spora bakteri yang merupakan bentuk paling resisten dari kehidupan mikrobia akan diluluhkan (Lay dan Hastowo, 1992).
Sterilisasi dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu panas, penyaringan, radiasi, dan penambahan bahan kimia. Sedangkan sterilisasi dengan cara panas dapat dilakukan dengan panas basah, panas kering, pemanasan bertahap dan perebusan.

PENGGUNAAN ALAT LABORATORIUM


PENGGUNAAN ALAT LABORATORIUM
Sebelum praktikum pilihlah alat-alat yang dibutuhkan selengkapnya sesuai dengan kapasitas, kegunaan, ketelitian yang diperlukan. Ketelitian alat maupun kapasitasnya berbeda-beda, begitu pun jenisnya. Ada alat yang sama kapasitasnya namun tingkat ketelitiannya tidak sama, atau cara mengoperasikannya ada yang konvensional dan ada yang serba automatis. Kalau alat yang Anda butuhkan tidak tersedia, maka Anda dapat saja memodifikasikan dari alat yang ada (jika perlu).
Sebelum mulai memakai alat tersebut, Anda teliti dulu apakah masih utuh, setnya lengkap, masih berfungsi, jika alat kaca apakah tidak retak, jika alat elektronik berapa voltasenya, jika masih ada lihat pula petunjuk pengoperasian dan cara mereperasinya.

CARA PEMELIHARAAN DAN PENYIMPANAN ALAT LABORATORIUM


PEMELIHARAAN DAN PENYIMPANAN ALAT
Prinsip yang perlu diperhatikan dalam penyimpanan alat dan bahan di laboratorium :
  1. Aman
    Alat disimpan supaya aman dari pencuri dan kerusakan, atas dasar alat yang mudah dibawa dan mahal harganya seperti stop watch perlu disimpan pada lemari terkunci. Aman juga berarti tidak menimbulkan akibat rusaknya alat dan bahan sehingga fungsinya berkurang.
  2. Mudah dicari
    Untuk memudahkan mencari letak masing – masing alat dan bahan, perlu diberi tanda yaitu dengan menggunakan label pada setiap tempat penyimpanan alat (lemari, rak atau laci).
  3. Mudah diambil
    Penyimpanan alat diperlukan ruang penyimpanan dan perlengkapan seperti lemari, rak dan laci yang ukurannya disesuaikan dengan luas ruangan yang tersedia.

FUNGSI CORONG DAN KERTAS SARING


MENYARING BAHAN
Cara menyaring degan menggunakan corong dan kertas saring.
1) Lipatlah kertas saring menjadi empat bagian yang sama! Cara lain yang lebih baik untuk melipat kertas saring adalah dengan melipat kertas saring menjadi setengah bagian, kemudian dilipat sekali lagi, hingga sisi lipatan tidak seluruhnya berimpit (kedua lipatan itu membentuk sudut 3-4o untuk corong yang bersudut 60o). Selanjutnya lipatan dirobek sedikit hinga dalamnyasekitar sepertiga jari-jari kertas saring.
2) Bentuklah kertas saring itu menjadi corong hingga separuh corong itu terdiri dari satu bagian. Yang separuhnya, lagi terdiri dari tiga bagian kertas saring yang terlipat kemudian masukkanlah ke dalam corong! Kertas saring dibuka dan ditempatkan dalam corong. Separuh bagian atasnya harus melekat dengan baik pada corong. Jika tidak melekat dengan baik, maka. sudut kedua lipatan kertas saring harus disesuaikan sehingga ia dapat melekat dengan baik.
3) Berilah beberapa tetes pelarut zat yang akan disaring hingga, corong kertas itu melekat dengan baik pada corong kaca! Atau kertas saring ini dibasahi dengan air dan ditekan dengan telunjuk pada dinding corong hingga bagian atasnya melekat pada corong. Jika kertas saring kertas saring menempel dengan baik, tangkai corong akan berisi penuh dengan cairan selama penyaringan. Jika tangkai corong berisi gelembung-gelembung udara akan menperlambat proses penyaringan.
4) Tuangkan cairan yang hendak disaring dengan perlahan-lahan jangan sampai ada cairan yang tertuang atau meluap di luar kertas saring. Cairan yang akan disaring dituangkan melalui sebuah batang pengaduk ke dalam corong dengan mengarahkan cairan pada sisi corong dan tidak pada ujung kerucutnya. Ujung bagian bawah batang pengaduk harus sangat dekat, tetapi tidak menyentuh kertas saring pada sisi yang berlapis tiga.

PENGGUNAAN MIKROSKOP


PENGGUNAAN MIKROSKOP
Letakkan mikroskop pada meja sedemikian rupa agar kamu lebih mudah melakukan pengamatan melalui tabung mikroskop. Pastikan mikroskop terletak pada tempat yang aman, atur pencahayaan dan peralatan yang telah siap dipakai, kemudian lakukan pengaturan pencahayaan. Objek pengamatan (preparat) dapat diamati di mikroskop dengan jelas apabila cahaya yang masuk cukup memadai. Mikroskop ada yang sudah dilengkapi sumber cahaya berupa lampu sehingga untuk mengatur pencahayaan tinggal menghidupkan lampunya saja. Mikroskop yang belum dilengkapi dengan sumber cahaya dapat menggunakan cahaya lampu maupun sinar matahari. Bila menggunakan lampu, arahkan lampu pada jarak kira-kira 20 cm dari mikroskop. Jika sumber cahaya dari sinar matahari, bagian cermin pada mikroskop diarahkan pada datangnya sumber cahaya matahari, misalnya dekat pintu/jendela. 

MACAM-MACAM MIKROSKOP


MACAM-MACAM MIKROSKOP
A.      Mikroskop Cahaya 
Mikroskop cahaya: ”Memiliki dua jenis lensa yaitu obyektif dan okuler, sistem kerjanya dibantu dengan cara pantulan cahaya yang menembus obyek yang diamati dan mampu memperbesar bayangan obyek hingga 1000 X”.
 B. Mikroskop Binokuler
Mikroskop binokuler(stereo) mampu memperjelas rincian permukaan obyek karena bayangan yang diperoleh pengamat merupakan pantulan cahaya yang jatuh dipermukaan obyek;perbesaran bayangan obyek mencapai 30x.”
B.  Mikroskop Elektron                
Mikroskop elektron mempunyai daya resolusi (kemampuan daya beda mata manusia) sangat tinggi (0,1 nm), mampu memperbesar bayangan obyek hingga jutaan kali,bayangan benda dilihat pada layar monitor.      

BAGIAN-BAGIAN MIKROSKOP


BAGIAN-BAGIAN MIKROSKOP
Mikroskop adalah alat yang di gunakan untuk melihat, atau mengenali benda-benda renik yang terlihat kecil menjadi lebih besar dari aslinya. berikut adalah bagian-bagian mikroskop beserta fungsinya:
Lensa Okuler, yaitu lensa yang dekat dengan mata pengamat lensa ini berfungsi untuk membentuk bayangan maya, tegak, dan diperbesar dari lensa objektif
Lensa Objektif, lensa ini berada dekat pada objek yang di amati, lensa ini  membentuk bayangan nyata, terbalik, di perbesar. Di mana lensa ini di atur oleh revolver untuk menentukan perbesaran lensa objektif.
Tabung Mikroskop (Tubus), tabung ini berfungsi untuk mengatur fokus dan menghubungan lensa objektif dengan lensa okuler.
Makrometer (Pemutar Kasar), makrometer berfungsi untuk menaik turunkan tabung mikroskop secara cepat.
Mikrometer (Pemutar Halus), pengatur ini berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan mikroskop secara lambat, dan bentuknya lebih kecil daripada makrometer.

MENGUKUR VOLUME BAHAN CAIR


MENGUKUR VOLUME BAHAN CAIR 
Volume menyatakan ukuran ruang yang ditempati suatu benda. Cara mengukur volume benda bergantung pada jenis benda; padat, cair, atau gas.
Mengukur Volume Zat Cair              
Volume zat cair dapat diukur dengan menggunakan gelas ukur. Caranya adalah dengan memasukkan zat cair ke dalam gelas ukur yang kosong, kemudian baca posisi permukaan zat cair. Cara ini termasuk pengukuran secara langsung. Pembacaan volume yang tepat adalah dengan membaca skala pada posisi dasar cekungan zat cair.

MENGENAL BAHAN LABORATORIUM


MENGENAL BAHAN LABORATORIUM
 Bahan yang digunakan dalam kegiatan di laboratorium IPA dapat berupa bahan kimia, bahan alami (berupa benda dan makhluk hidup). Bahan kimia yang berbahaya dengan ciri mudah terbakar, mudah meledak, korosif dan beracun. Contoh bahan kimia berbahaya seperti asam khlorida, asam sulfat dan asam phosphat. Bahan kimia yang kurang berbahaya seperti aquadest, amilum, yodium dan gula.
Sedangkan bahan di laboratorium IPA merupakan bahan praktikum yang bersifat habis pakai
Bahan kimia di laboratorium IPA berdasarkan sifat zat yang sesuai dengan simbolnya meliputi kelompok:
  1. Bahan yang mudah terbakar, seperti alkohol (C2H5OH), eter, spiritus dan belerang (sulfur).
  2. Bahan yang mudah menguap, seperti eter, alkohol dan spiritus
  3. Bahan yang tidak berbahaya, seperti amilum (tepung/pati), glukosa, sukrosa (gula pasir), air dan minyak.
  4. Bahan untuk reaksi kimia, seperti reagen biuret, reagen Fehling A dan Fehling B, larutan lugol, larutan iodium dan reagen Bennedict.